Huh... aroma libur kemaren masih terasa seakan mengajak saya ke dalam suasana yang penuh kemanjaan, relaksasi melepas kepenatan. Namun, saya harus membentengi diri saya dengan beton baja dengan tulisan 'Semangat!' ala grafitty yang lekak-lekuk itu. Saya harus semangat hari ini, toh hari libur pasti akan datang di kemudian hari. Meskipun badan masih pegel-pegel setelah kemaren melakukan perjalanan bolak-balik dari Demak ke Bawen.
Perjalanan dari kota Demak menuju Bawen merupakan perjalanan terjauh yang pernah saya lakukan dengan nunggang kuda besi (*bukan ala Valentino Rossi). Itu adalah rekor bagi diri saya pribadi. Sebenernya jarak Demak - Bawen sangat dekat. Nggak perlu pake kendaraan bermotor juga udah bisa nyampe. Coba aja lihat di peta, jarak Demak - Bawen cuma beberapa senti saja. Nunggang semut pun bisa. hehehe....Perjalanan yang saya lakukan bersama teman-teman kemaren bukan bertujuan untuk touring atau rekreasi melainkan untuk menjenguk seorang teman satu kelas yang baru saja mendapat kecelakaan katika berkendara di jalan aspal.
Di tengah perjalanan menuju rumah teman di Bawen, tubuh saya meronta merasakan pegel-pegel yang luar biasa. Kuda besi yang saya tunggangi pun sempat terbengek-bengek kesulitan menaklukkan medan aspal yang naik turun dan berliku. Namun, perjalanan yang memakan waktu 2 jam itu terasa menyenangkan.
Lebih senang lagi karena kami bisa melihat keadaan teman yang baru saja kecelakaan itu dalam keadaan sehat, waras wiris meski dia kesulitan untuk berjalan dengan kedua kakinya. Kami senang bisa melihat canda tawanya yang khas itu -- nggak jauh beda ketika masih sekolah dulu.
Semoga lekas sembuh kawan, semoga kita bisa kumpul-kumpul lagi di kesempatan lain yang lebih menyenangkan. :D
P.S:
Bawen merupkan sebuah daerah yang masuk dalam kecamatan Ambarawa kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Adakah teman-teman yang pernah berkunjung ke sana?


